Corona Virus

Posted by Ihsan Amaly on

Middle East Respiratory Syndrome (MERS) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh corona virus yang menyerang sistem pernafasan disebut Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV), dan dapat menyebabkan kematian. Penyakit MERS-CoV ini pertama kali dilaporkan pada tahun 2012 di negara-negara Timur Tengah yang kemudian menyebar ke Eropa dan mungkin saja menyebar ke kawasan lain di dunia. Sampai dengan tgl 6 Mei 2014 jumlah kasus MERS-CoV tercatat sebanyak 495 kasus dengan kematian 141 kasus.

Sumber data : European Centre For Disease Prevention And Control

 

Gejala dan Penularan MERS-CoV

Sebagian besar orang yang terinfeksi MERS-CoV menunjukkan gejala penyakit saluran pernapasan berat seperti: demam, batuk dan bersin, sesak napas, lemah diare dan muntah sampai kematian. Sampai saat ini, masih terus dilakukan investigasi mengenai pola penularan MERS-CoV, Penularan dari manusia ke manusia kemungkinan melalui droplet / percikan cairan batuk/bersin atau kontak erat dengan pasien yang sakit berat.

 

Vaksinasi dan pengobatan

Hingga saat ini belum ada vaksin yang spesifik untuk mencegah infeksi MERS-CoV. Selain itu, belum ditemukan juga metode   pengobatan   yang secara spesifik dapat menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh MERS-CoV. Perawatan medis hanya bersifat supportive untuk meringankan gejala.

 

Pencegahan

Langkah-langkah pencegahan infeksi MERC-CoV antara lain sebagai berikut:

1) Menggunakan masker jika sakit

2) Kebersihan tangan mencakup mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau      menggunakan antiseptik berbasis alkohol (misal : aseptic gel, aseptan liquid).

3) Tidak menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang belum di bersihkan.

4)   Hindari kontak dekat dengan orang yang sedang menderita sakit khususnya yang saat sakit berada di kawasan Timur Tengah.

5) Istirahat cukup, makan makanan bergizi dan tidak merokok. Himbauan bagi Masyarakat yang hendak berpergian ke negara-negara di kawasan Timur Tengah.

 

Masyarakat tetap bisa melakukan perjalanan atau berkunjung ke negara-negara di kawasan Timur Tengah karena World Health Organization (WHO) dan Center for Disease Control and Prevention(CDC) tidak mengeluarkan surat travel warning tentang kesehatan kepada negara-negara yang terkait dengan MERS-CoV . Namun, hal yang perlu diantisipasi oleh masyarakat yang akan berpergian ke negara-negara tersebut, yaitu

1) Berperilaku Hidup Bersih dan sehat (PHBS) khususnya rajin cuci tangan pakai sabun atau aseptic  gel/aseptan liquid, makan makanan bergizi, cukup istirahat dan lain-lain.

2) Pencegahan penularan infeksi saluran napas, antara lain bila batuk mulut ditutup dan gunakan masker.

3) Tingkatkan kepekaan terhadap kemungkinan sakit infeksi saluran napas artinya jangan abaikan keluhan batuk, demam dan lainnya tetapi segera periksa ke dokter.

4) Bila ada kecurigaan terhadap MERS CoV segera rujuk ke fasilitas kesehatan yang memadai. (Informasi ini disampaikan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI )

 

Kepustakaan :

  1. Komunikasi Publik Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Antisipasi Virus MERS-CoV: Kemenkes lakukan 5 pelayanan dan jamahan Haji dianjurkan lakukan 5 hal saat di Arab Saudi. www.depkes.go.id. 2013
  2. Kementerian Kesehatan RI. Leaflet IndonesiaWaspada MERS-CoV.Jakarta. 2013

Share this post



Newer Post →